Memang benar, CV-mu lah yang
mengantarkanmu untuk dapat memasuki tahap wawancara kerja. Tapi peran CV
untuk membuatmu mendapatkan pekerjaan hanya sampai tahap awal saja.
Pada saat tahap wawancara kerja, sikap dan caramu dalam menjawab
pertanyaan dari pewawancara mempunyai andil yang besar untuk menentukan
nasibmu selanjutnya.
Tahap wawancara kerja merupakan
kesempatan untuk kamu membuktikkan kepada HRD perusahaan bahwa kamulah
kandidat yang tepat untuk posisi yang kamu lamar. Pastikan untuk
memberikan jawaban yang dapat mengesankan HRD perusahaan dan jangan lupa
untuk bersikap profesional dan percaya diri. Ingatlah bahwa HRD
perusahaan akan menilai dirimu saat wawancara nanti. Peniliaian bahkan
dimulai dari langkah pertama kamu memasuki ruangan interview. Jadi
pastikan semuanya, dari mulai gaya berpakaianmu hingga gestur tubuhmu
sudah kamu persiapkan.
Cara Agar Pewawancara Terkesan Denganmu
Persiapkan Semua Dengan Matang
Hal terpenting sebelum kamu datang ke
interview kerja adalah mencari tahu segala hal tentang calon kantormu
tersebut. Dari mulai perusahaan tersebut bergerak di bidang apa, alamat
perusahaan hingga pekerjaan seperti apa yang akan kamu kerjakan nanti.
Merupakan hal yang bagus juga bila kamu mencari tahu tentang siapa yang
akan mewawancaraimu nanti.
Berpakaian Profesional
Walaupun banyak yang mengatakan don’t judge a book by its cover,
namun merupakan hal yang lumrah bila HRD perusahaan akan menilai
penampilanmu terlebih dulu. Dengan berpakaian profesional berarti kamu
telah menghargai perusahaan yang telah mengundangmu untuk wawancara
kerja. Jadi pastikan kamu jangan sampai salah memilih pakaian kerja saat interview kerja nanti. Jangan lupa juga untuk memperhatikan sepatu yang akan kamu kenakan.
Jangan Terlambat
Bila kamu datang terlambat, kamu hanya
akan meninggalkan kesan yang tidak baik di mata HRD. Tentu kamu tidak
ingin hal tersebut terjadi kan? Jadi pastikan saat wawancara kerja nanti
kamu datang tepat waktu. Jika kamu tidak mengetahui lokasi persis
perusahaan yang memanggilmu untuk interview, kamu bisa datang untuk
survei lokasi maksimal sehari sebelum hari interview. Ada baiknya untuk
kamu datang 15 menit lebih awal untuk memberikan kesan bahwa kamu
mempunyai dedikasi yang tinggi dan mempunyai manajemen waktu yang bagus.
Ubah Mode Handphone Menjadi Silent
Handphone yang berdering ditengah-tengah proses wawancara kerja akan memberikan kesan sangat tidak profesional. Jadi pastikan ya untuk menjadikan profile handphone ke mode senyap.Jangan Lupa Untuk Berjabat Tangan
Jabat tangan merupakan hal kecil yang kadang dilupakan oleh para job seekers. Jabatan
tangan yang erat akan memberikan kesan bahwa kamu adalah orang yang
penuh dengan kepercayaan diri. Tapi ingat, jangan sampai berlebihan dan
mengakibatkan pewawancaramu terluka ya.
Berikan Senyuman
Jangan pernah meremehkan dari kekuatan ramah tamah. Dengan memberikan senyuman dan eye contact, akan membantu dalam membangun interaksi dengan pewawancara.
Jaga Bahasa Tubuh
Bahasa tubuh dapat menggambarkan
perasaanmu, jadi berhati-hatilah dengan hal yang satu ini. Pastikan
dudukmu tegap dan tetap pandang mata pewawancara. Dengan menjaga bahasa
tubuh seperti tersebut dapat membuktikan bahwa kamu serius dan fokus ke
wawancara. Membungkuk atau mengedarkan pandangan ke sekeliling ruangan
mengindikasikan kamu kurang serius dan tidak fokus untuk mendapatkan
posisi yang ditawarkan.
Catat Hal Penting
Catat hal yang kamu anggap penting selama
wawancara berlangsung. Mencatat tak hanya berguna untukmu saja, tapi
bagi para HRD mereka akan beranggapan bahwa kamu memperhatikan terhadap
apa yang HRD katakan.
Bawa Salinan CV-mu
Walaupun pewawancara telah mempunyai
salinan CV-mu, namun tidak ada salahnya untuk membawa lagi salinan CV-mu
lagi. Bawa salinan CV yang terbaru untukmu dan pewawancara. Salinan
CV-m berguna saat pewawancara ingin membicarakan pengalaman kerjamu.
Ajukan Pertanyaan
Wawancara kerja yang bagus berarti adanya
komunikasi dua arah antara pewawancara dengan yang diwawancara. Ini
berarti, tak hanya pewawancara saja yang boleh mengajukan pertanyaan,
kamu pun seharusnya mengajukan pertanyaan. Siapkan beberapa pertanyaan
sebelum wawancara berlangsung, tanyakan saat pewawancara memberimu waktu
untuk bertanya.
Setelah CV-mu berhasil menarik perhatian
HRD dan kamu dipanggil untuk wawancara kerja. Langkah selanjutnya adalah
membuat HRD terkesan denganmu. Bersikaplah profesional dengan memakai
pakaian yang profesional dan memberikan jawaban yang menyakinkan.
Sering-seringlah berlatih, bisa dengan temanmu atau melakukannya
sendiri, seolah-olah kamu sedang diwawancara oleh perusahaan idamanmu.
[jobsdb.com]





